Gubernur Jabar Janji Perketat Izin Tambang Pasir Besi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) perketat perizinan tambang pasir besi di wilayah Jawa Barat. Terlebih banyak perusahaan tambang pasir besi, yang tidak memiliki perizinan dan persyaratan administrasi.
“Dari 181 perusahaan tambang pasir besi di wilayah Jabar selatan yang meminta perizinan, itu hanya tiga yang diizinkan. Karena mereka tidak memenuhi persyaratan dan administrasi, terutama karena tidak memenuhi pelestarian lingkungaN” tegas Heryawan kepada wartawan, Rabu (23/3/2016).
Dikatakan Heryawan, masalah perizinan usaha tambang pasir besi kini menjadi tanggung jawab dari Pemrov Jabar. Hal itu, seiring dengan dilimpahkannya pengelolaan perizinan penambangan dari pemerintah kabupaten kota ke Pemprov Jabar.
“Saat ini masalah perizinan pasir besi masuk jadi tanggung jawab Pemprov, tentunya langkah kita untuk menghindari kerusakan lingkungan, salah satunya dengan cara memperketat perizinan,” katanya.
Menurutnya, pengetatan masalah izin tambang sangat penting mengingat kerusakan lingkungan di wilayah Jabar selatan yang cukup tinggi. Apalagi banyak perusahaan tambang yang tidak memenuhi persyaratan, terutama dalam memenuhi pelestarian lingkungan.
“Jadi selama ini mereka hanya melakukan penambangan saja, tetapi tidak menjaga kerusakan lingkungannya. Tapi kalau mereka mau memperbaiki, ya kita kasih izin,” katanya.
Dalam hal itu, lanjut Heryawan, pihaknya tidak akan memberikan kesempatan kepada para pengusaha nakal untuk merusak lingkungan. 
Namun demikian, pihaknya perlu melakukan penertiban yang jelas untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang terjadi.
“Kita pasti tegas, tapi itu bukannya tidak melihat potensi ekonomi. Tapi tolong, jangan benturkan potensi ekonomi dengan lingkungan. Mari kita jalankan perekonomian dengan baik. Makanya kita nonaktifkan perusahaan itu, sementara sambil perbaiki lingkungan dan ketika mereka memperbaiki syarat syaratnya, dan tidak merusak lingkungan, Kita izinkan lagi,” katanya.
Dalam hal itu, lanjut Heryawan, pihaknya pun meminta pemerintah daerah yang ada di wilayah Jabar selatan, bisa ikut serta dalam menjaga lingkungan. Jangan sampai kerusakan terhadap lingkungan semakin besar.
“Pemerintah kabupaten kota harus menjaga lingkungan dengan baik. Tapi sekarang itu, sudah masuk ke provinsi dan yang bertangung jawab gubernur. Makanya kita akan tegas, kalau tidak sesuai ya batal. Kita tidak benci seseorang atau pun corporate memanfaatkan tambang untuk kepentingan ekonomi untuk kesejahteraan, apalagi dampaknya terhadap masyarakat sangat tinggi, tapi tolong jangan merusak lingkungan.,” katanya.

Sumber:galamedia.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s