Pascarelokasi, Pemkot Bandung Janji Promosikan PKL Purnawarman

Kepala Dinas UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperndag), Erick M Attauriq berjanji mempromosikan pedagang kaki lima (PKL) Jalan Purnawarman. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terhadap PKL yang bersedia direlokasi.
“Pada dasarnya sudah ada solusi yaitu direlokasi, tinggal bagaimana promosi. Kita juga sudah memasang spanduk, jadi masyarakat tau PKL pindah ke sini (lahan parkir BEC-red),” ungkap Erick usai kegiatan relokasi di Jalan Purnawarman, Senin (14/3/2016).
Meski proses negosiasi penawaran relokasi berlangsung cukup lama, Erick mengapresiasi keputusan para pedagang yang mau menata diri. Keinginan tersebut pun ditunjang pengusaha sekitar yang berbaik hati memberikan sedikit lahannya.
Menurut pria yang menjabat sebagai wakil ketua Satgasus PKL ini, pemerintah telah menjamin para pedagang dari aspek ekonomi, estetika dan sisi hukum. Pasalnya Pemkot Bandung telah mengakomodir semua hal tersebut sebelum proses relokasi dilakukan.
Namun, ujar dia, harus ada upaya para pedagang menyulap lokasi jualan barunya menjadi menarik dikunjungi masyarakat. Apalagi lokasi baru yang tidak begitu jauh dari tempat semula, membuat masyarakat tidak akan begitu kesulitan mencari mereka.
“Kalau tempatnya menarik, bersih, tentunya masyarakat pasti akan datang kesini. Pemerintah juga akan membantu untuk ikut mendekorasi kawasan itu,” katanya.
Ia meminta, kepada para pedagang yang sudah direlokasi tidak membandel dengan berjualan kembali di pinggir jalan. Sebab, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menindak tegas pedagang yang kedapatan membandel.
Sebelumnya, sebanyak 45 Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Purnawarman, Kecamatan Sumur Bandung, mulai direlokasi ke lahan parkir terbuka milik Bandung Elektronik Center (BEC). Namun, proses relokasi bakal dilakukan secara bertahap.


Berdasarkan pantauan, sebagian besar pedagang yang sudah pindah menjual makan menggunakan grobak. Sementara penjual aksesoris handphone belum ada yang terlihat menempati lokasi tersebut.
“Proses relokasi PKL Purnawarman ini memang belum optimal, pedagang aksesoris belum masuk ke dalam, baru pedagang kuliner aja. Kita akan lakukan secara bertahap sambil menata lokasi baru,” ujar dia.

Sumber:galamedia.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s