Ribuan Warga Bandung Dirancang Dilibatkan dalam Peringatan Peristiwa BLA

Peringatan peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) tahun ini, dipastikan akan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peringatan yang jatuh pada 24 Maret mendatang, akan diisi berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Pemkot Bandung kini tengah menyiapkan berbagai kegiatan untuk menyambut peristiwa BLA. Perayaan tahunan yang rencananya digelar di area Taman Tegalega, Kel. Ciateul, Kec. Regol itu akan melibatkan sekitar 7 ribu orang.
“Rencana tahun ini libatkan 7.000 orang yang berasal dari sejumlah elemen. Seperti dari kalangan pelajar untuk jenjang SLTP hingga SLTA, Karang Taruna, dan keterlibatan beberapa komunitas,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bandung, Tatang Muchtar, Minggu (13/3/2016).
Tatang mengatakan, pelibatan lebih banyak warga dalam kegiatan peringatan BLA, diharapkan akan membawa perubahan pada kemeriahan acara. Sehingga peringatan tahunan dari peristiwa bersejarah di Kota Bandung itu bisa lebih baik dari gelaran yang sebelumnya.
“Kami berharap lebih baik dari tahun sebelumnya. Mulai dari pelaksanaan upacara yang menjadi hal paling krusial hingga gelaran pawai obor dengan cara berkeliling bisa dikemas menjadi lebih baik,” tuturnya.
Harapan kegiatan lebih baik, tak lepas dari peringatan yang cuma berlangsung di Kota Bandung. Jika tahun lalu ‘cuma’ sebanyak 5.000 orang yang ikut berpartisipasi, Tatang menyebut angka 7.000 untuk tahun ini cukup rasional.
Ditambahkan Tatang, sesuai dengan rencana, gelaran tahun ini akan mengangkat tema ‘Melalui Peringatan Peristiwa Bandung Lautan Api ke- 70 Kita Kobarkan Semangat Juang untuk Membangun Bandung Smart City menuju Kota Juara yang Unggul Aman dan Sejahtera’. Rute pawai obor nantinya akan diawali dari Taman Tegallega-Mohamad Toha-BKR-Mohamad Ramdan-Karapitan-Asia Afrika- Cikapundung-Braga-Suniaraja-Viaduct-Wastukancana dan finish di Balai Kota.
“Kita juga akan menyiapkan suara rekaman Pak Wali yang akan memaparkan terkait spirit BLA, dengan perkembangan kondisi Kota Bandung saat ini,” jelasnya.
Tatang berharap, momen tersebut dapat ikut menarik wisatawan untuk datang ke Kota Bandung. Ke depan, gelaran itu juga diharapkan menjadi agenda resmi yang dikelola Dinas Kebudayaan Pariwisata.
“Pawai obor dapat menjadi salah satu item kepariwisataan seperti gelaran Asia Afrika. Karena sejauh ini peringatan BLA jadi kegiatan lokal yang dikelola bersama sejumlah SKPD yang berada di Pemkot Bandung,” terangnya.
“Untuk penutupan jalan saat peringatan kita belum ada rencana ke situ. Mungkin tidak akan ada jalan yang ditutup,” tuturnya.

Sumber:galamedia.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s