Panitia Wacanakan Piala Juara Umum PON XIX/2016 Jawa Barat

Kontingen provinsi peraih medali emas terbanyak pada Pekan Olahraga Daerah (PON) XIX/2016 Jawa Barat diwacanakan mendapat “Piala Juara Umum PON” yang akan diberikan pada upacara penutupan perhelatan olahraga tingkat nasional itu.
“Pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat kemarin, ada masukan kontingen juara umum PON XIX/2016 mendapat Piala Juara Umum. Selama ini memang tidak ada piala atau tanda monumental bagi juara umum,” kata Ketua Bidang Pertandingan PON XIX/2016 Jabar Yudha M Saputra di Bandung, Rabu (9/3/2016).
Menurut dia, usulan memunculkan Piala Juara Umum PON XIX/2016 cukup beralasan karena selama ini juara umum tidak membawa piala atau tanda apapun. Dengan demikian maka Jabar akan menjadi tuan rumah PON pertama yang menghadirkan Piala Juara Umum.
Meski demikian, kata Yudha pihaknya masih belum bisa memastikan seperti apa bentuk piala itu. Pihaknya bersama PB PON XIX/2016 akan melakukan pembahasan terkait piala tersebut termasuk membahas desainnya bila memang piala juara umum harus dihadirkan di ajang PON XIX/2016.
“Selain Piala Juara Umum, piala juara umum juga akan diberikan kepada juara umum di setiap cabang olahraga. Artinya akan ada 44 piala juara umum cabang olahraga,” kata Yudha.
Ia menyebutkan, piala juara umum itu merupakan masukan dari Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI yang dihadiri oleh pimpinan KONI dan pengurus cabang olahraga di Jakarta.
Sebagai tuan rumah PON XIX/2016 Jabar, sebagai tuan rumah akan memberikan pelayanan terbaik dan mengakomodasi berbagai masukan untuk penyelenggaraan PON XIX/2016. Termasuk terkait masukan untuk menghadirkan piala juara umum itu.
“Tentu akan dibahas secepatnya. Pasalnya piala itu tidak mungkin piala biasa, harus mengandung makna dan nilai di dalamnya serta harus mewakili tema besar PON XIX/2016 ‘Berjaya di Tanah Legenda’,” kata Yudha.
Meski demikian kata ia, belum mendapat gambaran bentuk piala itu karena harus berdasarkan pembahasan dan juga pengkajian filosofi sehingga benar-benar memberi makna.
“Ya konsekwensinya pasti pada anggaran. Yang pasti setiap masukan akan difasilitasi, demi persatuan dan kesatuan,” kata Yudha.
Sementara itu Sekretaris Umum PB PON XIX/2016, Ahmad Hadadi membenarkan, adanya masukan dari RAT KONI Pusat untuk menghadirkan piala juara umum pada PON XIX/2016. Meski demikian menurut dia baru sebatas usulan dan bukan sebuah keharusan.
“Baru sebatas masukan saja dari KONI, sejauh ini bukan sebuah keharusan. Namun masukan tentang Piala Juara Umum PON akan kita bahas dalam Chief de Mission (CdM) Meeting yang akan digelar 10-12 Maret,” kata Ahmad Hadadi.
Pelaksanaan CdM Meeting akan dihadiri oleh pimpinan kontingen dari 34 provinsi di Indonesia. Pada kegiatan itu akan diisi dengan pemaparan kesiapan Jabar sebagai tuan rumah PON XIX/2016.
Beberapa isu termasuk sejumlah poin dari hasil RAT KONI akan menjadi materi bahasan CdM Meeting yang berlokasi di kawasan Kota Baru Parahyangan yang juga akan menjadi salah satu lokasi penjemputan Kontingen PON XIX/2016, September mendatang.
Lebih lanjut, Ahmad Hadadi menyebutkan, pada ajang itu diharapkan para pimpinan kontingen bisa memberikan masukannya, termasuk wacana Piala Juara Umum PON XIX/2016.
“Pada CdM Meeting ada kesempatan tanya jawab, tapi tidak membahas teknis. Hasil RAT di Jakarta kita juga akan sampaikan terutama yang menyangkut penyelenggaraan PON XIX/2016,” katanya dikutip antara.

Sumber:galamedianews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s