Tanpa APBD, Pemkot Bandung Akan Tambah Ratusan Mesin Parkir

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menambah 148 mesin parkir baru pada 2016 ini. Rencananya, mesin-mesin parkir itu akan tersebar di 40 titik ruas jalan di Kota Bandung.
Kepala Dishub Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, pihaknya menargetkan pemasangan 148 mesin parkir baru dapat terealisasi pada Maret 2016t. Ratusan mesin parkir ini, dapat menambah kebutuhan mesin parkir yang sebelumnya sudah terpasang di kawasan Jalan Braga.
“Kan sudah ada empat mesin di Jalan Braga sebagai percontohan. Mesin yang sekarang enggak beda jauh cara kerjanya, cuma bedanya make kartu dan sistemnya deposit,” ungkap Didi saat dihubungi, Sabtu (20/2/2016).
Ia menjelaskan, untuk pengadaan mesin parkir ini, Dishub Kota Bandung menggunakan skema lelang investasi. Sehingga, PT Mata Biru selaku pemenang lelang akan membiayai semua pengadaan alat dengan nilai investasi sebesar Rp 29,39 miliar.
“Karena skemanya menggunakan lelang invetasi, jadi tidak ada uang APBD yang keluar. Sekarang masih dalam proses penyelesaian administrasi kontrak. Mudah-mudahan kontrak segera ditandatangani,” ucap Didi.
Didi menuturkan, 148 mesin parkir tersebut akan disebar di 40 titik yang terdiri dari 29 titik pusat kota dan 11 titik daerah penyangga. Untuk pusat kota diantaranya Jalan Kebon Jati (mulai simpang Gardu Jati – Jalan Dulatif), Jalan Inggit Garnasih (Jalan Ciateul), Jalan Alkateri, Jalan Stasiun Timur, Jalan Otista (mulai pers. Jalan Sudirman – Dalem Kaum), Jalan KH Wahid Hasyim/Jalan Kopo ( mulai pers. Peta – Pertigaan Jalan Pasir Koja).
Kemudian, lanjut dia, Jalan Belakang Pasar, Jalan ABC (mulai pers. Jalan Banceuy – Braga), Jalan Pungkur (mulai pers. Otista – Jalan Dewi Sartika), Jalan Kebun Kawung (sisi sebelah selatan), Gang Cikapundung (mulai pers. Jalan Banceuy – Gang Suniaraja), Jalan Naripan (mulai Jalan Naripan – Jalan Sunda), Jalan Lengkong Kecil, Jalan Dalem Kaum (mulai belakang hotel Homman sd pers. Lengkong Besar), Jalan Dulatif, Jalan Cibadak (mulai pers Otista – Astana Anyar), Jalan Pacinan Lama (mulai pers. Otista – Jalan Banceuy).
Selain itu, tambah dia, Jalan Banceuy, Jalan Suniaraja (mulai Jalan Banceuy – Otista), Jalan Braga, Jalan Cikapundung Timur, Jalan Otista (mulai pers. Jalan ABC – pers. Jalan Sudirman), Jalan Pungkur (mulai pers. Jalan Moch Toha – Jalan M Ramdan), Jalan Astana Anyar ( mulai Jalan Sudirman – Jalan Pasir Koja), Jalan ABC (mulai pers. Jalan Otista – Jalan Banceuy), Jalan Cikapundung Barat, Jalan Dalem Kaum (mulai belakang hotel Homman sd Jalan Dewi Sartika), Jalan Veteran (mulai pers. Jalan Sumatra – Jalan Sunda), Jalan Otista.
Sementara itu, untuk pemasangan di titik daerah penyangga seperti Jalan Veteran (mulai pers. Jalan Sunda – Jalan Ahmad Yani), Jalan Sumatra (mulai Jalan Aceh – Jalan Bungsu), Jalan Cihapit (mulai Jalan Riau – Jalan Aceh), Jalan Balubur (pelataran parkir bawah jembatan pasopati), Jalan Cihampelas, Jalan Progo,Jalan Banteng (mulai Jalan Palasari – Jalan Laswi), Jalan Rama, Jalan Buah Batu (mulai Jalan Gajah – Jalan Gurame), Jalan Karapitan (mulai Jalan Cikawao – Jalan Lengkong Kecil), Jalan Kebon Jati (mulai pers. Jalan Waringin – Jalan Gardu Jati).
“Masing-masing ruas jalan akan disesuaikan berapa banyak mesin yang terpasang di sana. Untuk jalan yang lebih panjang akan dipasang 2-3 mesin parkir,” ujarnya.

Sumber:galamedianews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s