Tak Cuma Kadishub, Jabatan Kadisnaker Bandung Juga Jadi Buruan

Awal tahun 2016 ini, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil melakukan perombakan ‘kabinetnya’. Dari hasil perubahan, ada tiga jabatan yang kosong setelah ditinggal ‘penghuni’ sebelumnya.
Jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kosong setelah Ricky EM Gustiadi distafkan. Sedangkan posisi Kepala BKBPM juga kosong, sama dengan posisi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang ditinggalkan Herry M Jauhari ke posisi barunya sebagai Setwan DPRD Kota Bandung.
Pemkot Bandung pun melakukan ‘lelang’ untuk ketiga jabatan itu. Untuk posisi Kepala Dishub, sudah ada 10 nama yang mengikuti tes. Sedangkan dua posisi lainnya, juga cukup menjadi rebutan PNS di lingkungan Pemkot Bandung.
Jabatan Kepala BKBPM, setidaknya diincar oleh 11 nama. Dari website Pemkot Bandung, bandung.go.id, tertera nama-nama pelamar untuk posisi itu. Mereka adalah Dedi Supandi (Kabag Pembangunan dan SDA), Pagat Risjanuar Passa (Sekretaris Disbudpar), Andri Darusman (Kabag Pemerintahan Umum), M. Salman Fauzi (Kabag Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah) serta Yuyus Suhaya Rukman (Sekretaris Inspektorat).
Ada juga nama Supari (Kabid Pendidikan Nonformal-Informal Disdik), Dede Amar (Sekretaris Disdik), Tatang Muhtar (Kabag Kesra), Hendar Suhendar (Inspektur Pembantu Wilayah IV), Wawan Wahidin (Kabag Tata Usaha Setda) dan Dharmawan (Kabag Tata Usaha BPPT).
Sedangkan untuk jabatan Kepala Disnaker, menjadi yang paling banyak peminatnya. Setidaknya ada 17 orang yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos administrasi. Mereka yakni Arief Syaifudin (Kabag Hukum dan HAM), Adin Mukhtarudin (Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah), M. Anwar (Kabag Kerjasama Daerah), Taufik (Camat Ujungberung) dan Agus Slamet Firdaus (Sekretaris DPKAD).
Nama lainnya yaitu Jaja Nurjaman (Kabag Umum Setwan DPRD), Yan Achmad Sofyan (Inspektur Pembantu Wilayah II), Denny Sany (Camat Cibeunying Kidul), Tono Rusdiantono (Sekretaris Distarcip), Nofidi H. Ekaputra (Camat Andir), Tarya (Camat Kiaracondong) dan Dedi Sopian (Sekretaris Dispora).
Ada juga nama Fajar Kurniawan (Camat Cicendo), dr. Susatyo Triwilopo (Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan), Zamzam Nurzaman (Camat Cibiru), Rina Dewiyanti (Camat Cinambo) serta Hj. Dience Herlina (Sekretaris Diskoperindag). Hingga saat ini, seleksi untuk penetapan itu masih belum dilakukan.

Sumber:galamedianews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s