Polres Bandung Operasi Kendaraan Dengan Sasaran Barang-Barang Berbahaya

Sedikitnya 150 personil kepolisian dari Polres Bandung menggelar razia kendaraan roda empat atau lebih dan roda dua di jalur nasional Jalan Raya Garut-Bandung, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Senin (18/1/2016).
Razia kendaraan itu melibatkan jajaran Polsek Rancaekek, Cileunyi, Cicalengka, Nagreg, dan Polsek Cimenyan itu, dalam rangka mengantisipasi tindak pidana, khususnya kejahatan para pelaku teroris.
Dalam operasi kendaraan itu, sejumlah personil kepolisian dilengkapi senjata laras panjang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolres Bandung AKBP Erwin Kurniawan didampingi Kabag Ops Kompol Edwin Affandi dan Kapolsek Cileunyi Kompol Drs. H. Edi Suwandi mengatakan, operasi atau razia kendaraan yang dilaksanakan keempat kali di wilayah hukum Polres Bandung ini, dengan sasaran bahan peledak, senjata tajam dan barang berbahaya lainnya. Selain itu, melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor.
“Razia kendaraan ini adalah yang keempat kali, dengan waktu dan jam berbeda. Operasi kendaraan ini dilaksanakan sejak hari Jumat-Senin (15-18/1/2016) ini,” kata Erwin kepada wartawan di sela-sela operasi kendaraan, Senin.
Menurutnya, kegiatan rutin ini dengan menjaring dan memeriksa kendaraan berikut barang-barang bawaan, yang disinyalir membawa benda berbahaya yang dapat mengancam keselamatan.
“Operasi ini pula untuk menjaring dan melakukan pemeriksaan barang-barang di kendaraan yang masuk ke Kabupaten Bandung maupun Kota Bandung,” tegas Erwin.
Menurutnya, menggelar operasi di kawasan Rancaekek dan Cileunyi itu, merupakan pintu masuk perlintasan ke arah Kab. Bandung dan Kota Bandung.
“Cileunyi merupakan pintu masuk ke Kota Bandung. Ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah kemungkinan masuknya bahan-bahan berbahaya masuk ke Kota Bandung dan Kab. Bandung,” katanya.
Sehingga dalam pelaksanaan operasinya pun ada prioritas kekuatan personil kepolisian, meski ada keterbatasan petugas.
Pelaksanaan operasi serupa pun sempat dilaksanakan di jalur Kopo yang berbatasan antara Kota Bandung dengan Kab. Bandung, selain di Jalan Moch. Toha dan Bojongsoang.
“Di tempat itu, dilaksanakan operasi sejak Jumat hingga Minggu lalu,” katanya.
Dalam pelaksanaan operasi rutin penyekatan dan mempersempit pergerakan pelaku tindak pidana teroris itu, kata Erwin, sejauh ini belum ditemukan bahan-bahan peledak dan dokumen yang berkaitan dengan tindak pidana terorisme.
“Tetapi kita sempat menemukan senjata tajam dan barang-barang lainnya dalam pelaksanaan operasi tersebut,” katanya.

Sumber:galamedianews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s