Apindo Jabar Sambut Baik Penurunan Tarif BBm dan TDL

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat, Dedi Wijaya menyambut baik penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Tarif Daya Listrik (TDL) yang akan ditetapkan oleh Pemerintah di awal tahun 2016 ini.
Menurutnya, dengan turunnya kedua harga tersebut menjadi suntikan darah segar bagi para pelaku usaha. Apalagi, kata dia, insentif yang diberikan pemerintah tersebut akan semakin menggairahkan para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya di awal tahun.
“Penurunan harga BBM dan TDL memang sangat berpengaruh dan efeknya jelas ada. Harga minyak dunia kan memang turun drastis dan memang seharusnya pemerintah menurunkan harga BBM, iya walapun sedikit tetap kami hargai itu,” kata Ketua Apindo Jawa Barat, Dedi Wijaya, kepada galamedianews, saat dihubungi melalui telefon genggamnya Sabtu (2/1/2016) malam.
Dedi menjelaskan, bahwa bentuk insentif ini akan mendorong pelaku usaha dan juga perekonomian nasional pun akan bergairah kembali di tahun 2016 ini. Sebab, kata dia, selama tahun 2015 kemarin, perekonomian nasional sangat lemah akbiat berbagai faktor salah satunya penguatan Dollar Amerika Serikat dan faktor lainnya.
Selain itu, sambung dia, insentif ini juga akan mendorong pelaku usaha dalam negeri untuk bisa berdaya saing dengan pengusaha dari luar negeri. Apalagi, lanjut dia, dengan pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pelaku usaha dalam negeri membutuhkan kebeperpihakan dan dukungan penuh dari pemerintah.
“Intinya adalah bisa medorong pelaku usaha Indonesia untuk mampu berdaya saing dengan pelaku usaha dari ASEAN khususnya menghadapi MEA. Dan jelas, ini membuka pesaingan para pengusaha dalam MEA ini,” ujarnya.
Meski begitu, lebih jauh Dedi menerangkan, bahwa dampak penurunan harga BBM ini juga akan diikuti dengan penurunan sejumlah tarif transportasi umum salah satunya adalah angkutan umum darat, udara maupun laut. Namun, pihaknya pun masih menunggu keputusan tarif harga transportasi tersebut.
“Iya, kami juga masih menunggu keputusan pemerintah terkait turunnya harga transportasi. Karena biasanya sih kalau BBM turun tiket atau biaya transportasi ikut turun, kalau BBM naik juga ikut naik. Ada kemungkinan akan turun nanti pas sudah berlaku harga BBM. Kalau tidak turun ya harus di pertanyakan,” pungkasnya.

Sumber:galanews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s