Awal Tahun, Harga Daging Ayam di Kota Bandung Semakin Meroket

Memasuki tahun baru 2016, harga daging ayam di pasar-pasar tradisional di Kota Bandung semakin meroket hingga menyentuh Rp 36.000-Rp 38.000 per kilogram. Kondisi ini, membuat penjualan daging ayam menjadi lesu karena masyarakat atau konsumen merasa keberatan dengan harga seperti saat ini. Kenaikan harga daging ayam ini sudah berlangsung sejak pertengahan bulan Desember tahun lalu.
“Harga daging ayam terus naik dari hari ke hari. Saat ini, harganya sudah mencapai Rp 36.000 hingga Rp 38.000. Akibatnya masyarakat enggan membeli san mengakibatkan penjualan saging agam menjadi lesu,” ujar Ketua Persatuan Pedagang Ayam Bandung (PPAB), Yoyo Sutarya kepada wartawan di Pasar Kosambi, Bandung, Jumat (1/1/2016).
Menurutnya, harga daging ayam aaat ini sangat tidak wajar. Masyarakat keberatan dengan harga tersebut sehingga berakibat terhadap penurunan omzet para pedagang. 
“Kondisi seperti ini sangat merugikan baik pedagang maupun pembeli. Khusus pedagang, terjadi penurunan omzet yang mencapai 40 persen,” ungkapnya.
Supaya tidak terlalu mengalami kerugian, maka para pedagang terpaksa menjual daging ayam beku. Daging ayam yang tidak laku sehari sebelumnya, dimasukkan terlebih dahulu ke dalam freezer dan dijual sehari sesudahnya.
“Daging yang tidak laku kemarin, dijual hari ini setelah diaimpan di freezer untuk menjaga higienitasnya. Ayam tersebut dijual di bawah Rp 36.000,” katanya.

Sumber:galanews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s