Berusaha Kabur Tiga Spesialis Curanmor Didor Polisi Polsek Cidadap

Anggota unit Reskrim Polsekta Cidadap terpaksa menembak betis kaki kedua dari tiga pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor karena hendak melarikan diri saat ditangkap.

Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita sepeda motor hasil curian sebanyak 13 motor dan beberapa kunci astag yang digunakan para tersangka saat beraksi.

Kapolsek Cidadap Kompol Hanafi didampingi Kanit Reskrim Ipda Maman Suherman, kepada wartawan di Mapolsekta Cidadap, Senin (9/11/15), ketiga tersangka yang kini mendekam di rumah tahanan Mapolsekta Cidadap berinisial yakni MT, AS, dan UT. Ketiganya merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap melakukan aksinya di berbagai wilayah Kota Bandung, Kab. Bandung, Kota Cimahi dan Kab. Bandung Barat.

“Dari ketiga tersangka, kami menyita 13 motor hasil curian,” terangnya.

Dipaparkan Hanafi, pengungkapan tersebut berawal dari tertangkapnya satu orang pelaku di wilayah Gandok, Cimbeuleutit, Senin (2/11/15) lalu.

“Saat itu anggota kami sedang melakukan kring serse di wilayah Gandok, anggota melihat ada orang yang mencurigai, saat hendak di hampiri, orang tersebut malah kabur, sambil melemparkan sebuah kunci astag,” kata Hanafi.

Anggota pun langsung melakukan pengejaran kepada orang tersebut, dan berhasil mengamankan MT  beserta satu unit kendaraan bermotor bernopol D 5740 ZSZ. “Saat di intrograsi, MT mengaku dirinya setiap melakukan aksinya bersama dua teman lainnya,” kata Hanafi.

Mendapat informasi tersebut, lanjut Hanafi pihaknnya langsung melakukan pengembangan terhadap informasi tersebut.

“Saat melakukan pengejaran terhadap dua rekan MT lainnya. Kedua pelaku sempat melakukan perlawan, terpaksa kita lakukan penembakan, alhasil kita amankan AS dan UT dalam pengejaran tersebut,” terang Hanafi. Dari pengejaran kedua rekan MT in, polisi berhasil mengamankan sebanyak lima kendaraan bermotor.

“Namun saat intrograsi, kami menemukan kejanggalan sesaat setelah di mintai keterangan, keduannya pun mengaku masih memiliki kendaraan hasil curian, kita pun langsung melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut, alhasil kita amankan tujuh kendaraan lainnya di daerah Sumedang,” kata Hanafi.

Hanafi menjelaskan, dari belasan unit kendaraan bermotor hasil curian kelompok Cianjur tersebut, ketiganya mengaku menjual tiap unit dari kendaraan tersebut seharga dua juta per-unit.

“Dari informasi yang didapat mereka telah melakukan aksinya semenjak 2010 lalu dan lebih dari 20 kali, setiap beraksi modusnya mengambil kendaraan yang terparkir di halaman. Mereka biasanya beroprasi di rumah kost-kostan, ketigannya pun residivis kasus yang sama,” kata Hanafi.

Kini ketiganya pun mendekam di ruang tahanan polsek Cidadap. AS, MT dan UT dikenakan pasal 363 KHUPidana dengan ancaman pidana penjara diatas lima tahun penjara.

sumber:galanws

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s