‘Spider-Man’ Pernah Bermimpi Pacari Gadis di Kedai Kopi

'Spider-Man' Pernah Bermimpi Pacari Gadis di Kedai Kopi Bertahun-tahun lalu, di sebuah kota yang entah di mana, Anda mungkin saja dilayani oleh Andrew Garfield, mantan pemeran Spider-Man. Ia bisa saja membuatkan Anda kopi, mengambilkan bon, atau bahkan menggoda Anda.

Dalam sebuah acara bincang-bincang dengan Jimmy Kimmel, belum lama ini, Garfield mengaku sebelum ke Hollywood ia mengalami perjuangan berat untuk mewujudkan mimpi menjadi aktor. Awal kariernya ternyata sangat sulit.

Seperti pejuang lain, tidak terkecuali aktor-aktor yang kini kondang, ia pernah mengalami suatu masa di mana dirinya harus bekerja sambilan. Karena menjadi aktor muda yang baru bermain di film-film kecil dengan peran tak seberapa, tak cukup.

Untuk melunasi banyak tagihan, mantan kekasih Emma Stone itu sampai harus menyambi bekerja di kedai kopi. Tak dipungkiri, Garfield pernah sangat menyukai pekerjaannya itu dibanding aktor.

“Saya berpikir, film John Hughes lah yang saya tunggu untuk menjelma nyata,” ujar Garfield. Ia membayangkan dirinya menjadi barista dengan gadis-gadis berkaca mata dan membaca sastra berkeliaran di sekitar Golders Green–sebuah wilayah di London, Inggris. Ia ingin mengencani mereka semua.

“Saya ingin merayu dan memenangkan mereka semua,” katanya pada Kimmel sembari tertawa. “Atau mereka menyadari,” lanjutnya, “Setelah beberapa bulan pada faktanya pria kurus inilah yang seharusnya bersama mereka.”

Tentu saja, Garfield tidak hidup dalam dunia Hughes yang dramatis. Ia tidak selamanya menjadi barista. Kariernya menanjak. Nama Garfield muncul sejak membintangi Lions for Lambs, pada 2007. Setelah debutnya di layar lebar itu, ia mulai “laku.”

Ia semakin mencuri perhatian saat menjadi pemeran pendukung dalam The Social Network, pada 2010. Perannya masuk nominasi Golden Globe dan BAFTA. Pria 32 tahun itu makin populer setelah terlibat dalam The Amazing Spider-Man dan sekuelnya. Sayang, ia tak diikutkan dalamreboot Spider-Man yang baru.

Saat ini, Garfield disibukkan film 99 Homes yang mengharuskannya berpenampilan gondrong. Dalam film itu ia bukan hanya bintang tetapi juga produser. Garfield juga terlibat dalam film Martin Scorsese, Silence.

sumber:cnnindonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s